Rektor Unimed Bekali Calon Guru Profesional pada Orientasi Mahasiswa Baru PPG Calon Guru Gelombang I Tahun 2026
Rektor Universitas Negeri Medan (Unimed) membekali calon pendidik profesional melalui pengenalan kurikulum, mekanisme pembelajaran (daring dan luring), serta sistem penilaian dalam kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Universitas Negeri Medan Gelombang I Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Digital Library Unimed, Selasa (3/2/2026).
Acara tersebut dibuka secara langsung oleh Rektor Unimed, Prof. Dr. Ir. Baharuddin, S.T., M.Pd. Dalam kegiatan ini, Tim PPG Unimed menghadirkan Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. sebagai narasumber yang memberikan penguatan tentang kompetensi guru profesional serta memaparkan arah dan kebijakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026.
Selain itu, Mangaratua Marianus Simanjorang, M.Pd., Ph.D. menyampaikan materi mengenai kurikulum, alur pembelajaran PPG Calon Guru, serta pengenalan Learning Management System (LMS) PPG. Sementara itu, Drs. Dadang Mulyana, M.Pd., Dr. Fitri Lubis, S.Pd., M.Pd., dan Mirza Irawan, S.Pd., M.Pd. memaparkan materi terkait implementasi pembelajaran mendalam di satuan pendidikan, pencegahan dan penanganan kekerasan, serta upaya anti-perundungan.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Senat Unimed, jajaran Wakil Rektor, Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, Ketua Lembaga, Kepala Biro, Ketua Program Studi, Sekretaris Program Studi, serta Ketua Jurusan.
Dalam sambutannya, Rektor Unimed menyampaikan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, khususnya Pasal 8 yang menyebutkan bahwa guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Rektor juga menegaskan bahwa di era transformasi pendidikan saat ini, guru dituntut untuk adaptif terhadap perubahan, melek teknologi, mampu berpikir kritis, serta memiliki kepekaan sosial dan karakter kebangsaan yang kuat.
“Saudara-saudara merupakan insan terpilih yang telah melalui proses seleksi dan kini dipercaya menempuh Pendidikan Profesi Guru di Universitas Negeri Medan, salah satu LPTK yang memiliki komitmen kuat dalam mencetak guru profesional, berkarakter, dan berdaya saing. Program PPG bukan sekadar kelanjutan pendidikan akademik, tetapi merupakan fase pembentukan jati diri profesional seorang guru. Di sinilah saudara akan ditempa untuk menguasai kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial sebagai fondasi utama seorang pendidik sejati,” ungkap Rektor.
Rektor juga menegaskan bahwa melalui program PPG, Universitas Negeri Medan berkomitmen membekali mahasiswa dengan pengalaman belajar yang relevan, kontekstual, serta berorientasi pada praktik terbaik di dunia pendidikan.
Di akhir sambutannya, Rektor mengimbau seluruh mahasiswa PPG untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Ia berharap mahasiswa dapat memahami sistem pembelajaran PPG serta menaati berbagai aturan dan nilai yang dijunjung tinggi selama mengikuti pendidikan profesi. “Jadikan orientasi ini sebagai momentum membangun komitmen, disiplin, dan etos belajar yang kuat,” tutupnya.
Koordinator PPG Unimed, Dr. Tiur Malasari, M.Si., menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa PPG Tahun 2026 sebanyak 267 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 261 orang telah melakukan lapor diri, dan 257 orang menyatakan kesediaan mengikuti program, sehingga total peserta orientasi berjumlah 257 orang.
Mahasiswa tersebut berasal dari tujuh program studi, yaitu Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sebanyak 176 orang, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) 67 orang, Kuliner 7 orang, Pendidikan Guru PAUD 3 orang, Teknik Otomotif 3 orang, Teknik Mesin 3 orang, serta Agroteknologi Pengelolaan Hasil Pertanian 2 orang.
Dalam penyelenggaraan PPG Calon Guru Tahun 2026, terdapat beberapa pembaruan yang akan diterapkan, di antaranya kurikulum dan alur pembelajaran terbaru, implementasi pembelajaran mendalam, perubahan mata kuliah baru, jadwal pelaksanaan, sistem LMS terbaru, serta sistem akademik yang diterapkan di Unimed.(Humas Unimed/js)