Unimed Gelar Penyegaran Dosen PPG Calon Guru 2026, Siapkan 118 Dosen untuk Implementasi Pembelajaran Mendalam dan Sistem LMS Baru
Universitas Negeri Medan (Unimed) kembali melaksanakan langkah strategis dalam peningkatan kualitas pendidikan guru profesional melalui kegiatan “Penyegaran Dosen PPG Calon Guru Tahun 2026”. Kegiatan ini digelar pada Kamis, (29/1) di Lt. IV Digital Library Unimed, sebagai persiapan krusial menjelang dimulainya tahun ajaran baru bagi mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Biro Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Yan Azhari, S.E., M.Pd., yang hadir mewakili Rektor Unimed untuk memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Turut hadir dalam kegiatan tersebut para Ketua Program Studi PPG, dosen, tim keuangan, tim IT, serta seluruh panitia yang terlibat dalam penyelenggaraan PPG tahun ini.
Dalam laporannya, Ketua panitia penyelenggara, Tiur Malasari Siregar, S.Pd. M.Si. menyampaikan bahwa kegiatan penyegaran ini diikuti oleh sebanyak 118 orang dosen yang berasal dari enam fakultas di lingkungan Universitas Negeri Medan. Para dosen yang terpilih ini telah melewati proses seleksi dan dinyatakan memenuhi kriteria persyaratan untuk menjadi pengajar pada program PPG. Kesiapan para dosen menjadi prioritas utama mengingat mereka akan mengampu mahasiswa PPG Calon Guru pada Semester 1. Tahun 2026 mencatat jumlah mahasiswa baru PPG Calon Guru sebanyak 260 orang. Para mahasiswa ini tersebar di tujuh program studi, yang meliputi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Kuliner, Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD), Teknik Otomotif, Teknik Mesin, serta Agriteknologi Pengelolaan Hasil Pertanian.
Penyelenggaraan PPG Calon Guru tahun 2026 ini membawa sejumlah pembaruan signifikan yang menjadi fokus utama dalam materi penyegaran dosen. Narasumber dalam kegiatan ini memaparkan beberapa hal baru, mulai dari pengimplementasian metode pembelajaran mendalam (Deep Learning) dalam proses perkuliahan, hingga adanya perubahan pada mata kuliah baru. Selain itu, para dosen juga dibekali pemahaman mengenai jadwal pelaksanaan terbaru serta adaptasi terhadap sistem Learning Management System (LMS) yang baru. Hal ini dilakukan agar proses transfer ilmu dan administrasi akademik dapat berjalan optimal dan terintegrasi. Berdasarkan jadwal akademik yang telah disusun, pihak penyelenggara melaporkan bahwa kegiatan orientasi untuk mahasiswa dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 2 Februari 2026. Tanggal tersebut juga menandai dimulainya jadwal perkuliahan efektif untuk Semester 1.
Mewakili Pimpinan, Kepala Biro Akademik Dr. Yan Azhari, M.Pd. mengatakan Tahun 2026 ini menjadi tahun yang krusial karena terdapat beberapa pembaruan signifikan dalam sistem pendidikan profesi guru kita. Sebagaimana dilaporkan panitia, akan ada implementasi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), perubahan mata kuliah, serta penggunaan Sistem LMS yang baru. Oleh karena itu, kegiatan penyegaran hari ini bukanlah sekadar formalitas. Mengingat kegiatan orientasi mahasiswa dan perkuliahan akan segera dimulai serentak pada tanggal 2 Februari 2026, saya meminta Bapak/Ibu untuk mengikuti kegiatan ini dengan serius sampai selesai. Pastikan Bapak/Ibu memahami betul fitur-fitur LMS yang baru agar tidak ada kendala teknis saat perkuliahan berlangsung. Selanjutnya, menyamakan persepsi mengenai kurikulum dan metode Deep Learning agar standar kualitas lulusan kita tetap unggul. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat komitmen kita dalam melahirkan guru-guru yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh dan inovatif.
Melalui kegiatan penyegaran ini, pihak panitia menaruh harapan besar agar seluruh Bapak/Ibu dosen dapat mengikuti rangkaian acara hingga selesai, guna menyamakan persepsi dan strategi pengajaran. Sinergi antara dosen, sistem baru, dan kurikulum yang diperbarui diharapkan dapat mencetak calon-calon guru profesional yang kompeten di masa depan. (Humas Unimed/eo)