Skip links

Pekan Frankofoni: Membangun Kolaborasi Lintas Budaya dan Kompetensi Global di Era Digital

Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis Jurusan Bahasa Asing FBS Unimed Merayakan Hari Bahasa Prancis sedunia “ La Semaine de la Francophonie “ Tahun 2025. Perayaan ini digelar selama 2 hari di pelataran Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unimed, (14-15/05/2025).

Acara dimulai dengan melakukan pawai di seputaran lingkungan kampus Unimed oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis Jurusan Bahasa Asing dan dosen-dosen diiringi dengan marching band Widya Swara Bahana Unimed. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembukaan yang dilakukan langsung oleh Rektor Unimed, Prof. Dr. Ir. Baharuddin, ST., M.Pd., Turut Hadir Ketua Senat Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd, Para Wakil Rektor, Sekretaris Senat, Para Dekan, Ketua Lembaga di lingkungan Unimed, Dekan dan Wakil Dekan FBS, Ketua jurusan, Sekretaris jurusan, KaProdi di lingkungan FBS dan ratusan dosen dan mahasiswa di lingkungan FBS.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Rektor Unimed Prof. Dr. Ir Baharuddin, S.T., M.Pd., mengatakan  Pekan Frankofoni bukan sekadar agenda tahunan, tetapi adalah ruang inspiratif tempat kita merayakan keberagaman budaya, memperkuat semangat internasionalisme, dan membangun kolaborasi lintas bangsa dan bahasa. Tahun ini, kita mengusung tema yang sangat relevan dan inspiratif: “Collaboration en Scène” Panggung Kolaborasi.

Tema ini bukan hanya menjadi tajuk kegiatan, tetapi juga menjadi cerminan semangat zaman. Di era global saat ini, kolaborasi telah menjadi kekuatan utama yang mendorong lahirnya inovasi, solusi, dan transformasi di berbagai sektor kehidupan. Kolaborasi bukanlah sekadar bekerja sama. Ia menuntut keterbukaan pikiran, penghargaan terhadap perbedaan, kesediaan untuk berbagi, dan komitmen untuk melangkah bersama menuju tujuan bersama. Bahasa Prancis, yang hari ini kita rayakan dalam semangat Frankofoni, adalah lebih dari sekadar alat komunikasi. Ia adalah bahasa diplomasi, bahasa budaya, dan bahasa ilmu pengetahuan sebuah kunci yang membuka pintu menuju pemahaman yang lebih luas tentang dunia dan sesama manusia.

Selanjutnya, Rektor menyampaikan di UNIMED, khususnya di Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis, saya percaya bahwa tugas kita bukan hanya mengajarkan bahasa, tetapi juga menanamkan semangat lintas budaya, memperkuat empati global, dan membekali mahasiswa dengan kompetensi yang relevan di dunia internasional.Saya mengajak kita semua, mari jadikan Pekan Frankofoni ini bukan hanya sebagai perayaan tahunan, tetapi sebagai tonggak komitmen bersama untuk terus bergerak, berjejaring, dan berkarya dalam semangat kolaborasi lintas budaya.

Dalam penguatannya Ketua Senat Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. menyampaikan pentingnya empat literasi dalam proses pembelajaran di Universitas Negeri Medan. “Sejalan dengan hal tersebut, Unimed yang saat ini telah mengintegrasikan keempat literasi tersebut menunjukkan peran strategis dosen dalam menciptakan sumber daya manusia yang harus focus terhadap literasi, khususnya literasi manusia,”.

“Literasi manusia dipandang sebagai kunci dalam membentuk individu yang berpengetahuan luas, berkarakter kuat, serta mampu beradaptasi dengan dinamika zaman. Dalam konteks pendidikan, literasi ini diimplementasikan untuk menciptakan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknologi, tanpa mengabaikan nilai-nilai humanisme,” ujarnya.(Humas Unimed/ms)