Unimed Gelar Rapat Evaluasi dan Penyusunan Laporan PPG Guru Tertentu Tahap 5 Tahun 2025
Universitas Negeri Medan (Unimed) melakukan Rapat Evaluasi dan Penyusunan Laporan Pelaksanaan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi Guru Tertentu Tahap 5 Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, pada 27 – 29 Desember 2025, bertempat di Karibia Boutique Hotel, Medan.
Rapat evaluasi ini menjadi agenda penting bagi Unimed sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) untuk meninjau kembali efektivitas pelaksanaan PPG Guter Tahap 5 yang telah berjalan. Evaluasi ini bertujuan untuk mengevaluasi seluruh rangkaian proses sertifikasi yang dirancang guna mewujudkan guru yang profesional, kompeten, dan sejahtera. Pelaksanaan PPG bagi Guru Tertentu tahun ini difokuskan pada penuntasan sertifikasi bagi guru dalam jabatan agar lebih efektif, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 19 Tahun 2024.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Yan Azhari, M.Pd. Dalam sambutannya, ditekankan bahwa pelaksanaan PPG Guru Tertentu Tahap 5 menghadapi tantangan yang dinamis, terutama dalam pengintegrasian teknologi pembelajaran terbaru. Oleh karena itu, refleksi menyeluruh terhadap proses perkuliahan, praktik pengalaman lapangan (PPL), hingga mekanisme uji kompetensi menjadi prioritas utama dalam pertemuan ini. “Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral kita untuk mencetak tenaga pendidik yang kompeten dan adaptif terhadap perubahan zaman. Selain evaluasi kinerja, agenda utama lainnya adalah penyusunan laporan pelaksanaan secara komprehensif. Tim pengelola PPG Unimed melakukan sinkronisasi data terkait jumlah peserta yang lulus, kendala teknis di platform pembelajaran, serta serapan anggaran program. Laporan ini nantinya akan diserahkan kepada Kementerian Pendidikan sebagai bagian dari akuntabilitas publik dan bahan pertimbangan kebijakan PPG di tahun 2026.”
Dalam laporannya, Sekretaris Koordinator PPG Unimed Prof. Dr. Fajar Apollo Sinaga, M.Si. Apt. mengatakan “Diskusi panel yang melibatkan jajaran pimpinan universitas, ketua prodi, dosen pembimbing, guru pamong, dan admin IT. Beberapa poin yang menjadi sorotan antara lain peningkatan kualitas modul ajar dan optimalisasi sistem pendampingan bagi guru peserta agar dapat menyelesaikan tugas tepat waktu tanpa mengabaikan tugas utama mereka di sekolah. Melalui rapat yang intensif ini, Unimed berharap dapat memetakan strategi yang lebih baik untuk pelaksanaan PPG tahap selanjutnya. Berdasarkan data evaluasi, tercatat sebanyak 1.707 peserta dinyatakan lulus Uji Kompetensi Peserta Pendidikan Profesi Guru (UKPPPG) Periode 6 Tahun 2025. Sementara itu, terdapat 31 peserta yang dinyatakan tidak lulus dan 24 peserta lainnya gagal pada tahap Ujian Kinerja (Ukin). Keberhasilan Tahap 5 tahun 2025 ini diharapkan menjadi tolok ukur kesuksesan Unimed dalam mendukung program pemerintah untuk pemerataan kualitas guru di seluruh Indonesia. Kegiatan yang berakhir pada 29 Desember 2025 ini ditutup dengan penyerahan draf laporan final dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus berinovasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan profesi guru yang unggul.” (Humas Unimed/eo)