PPG Unimed Hadirkan Trauma Healing dan Bantuan untuk Anak-Anak Terdampak Banjir di Jati Sari
Hujan deras yang melanda Kabupaten Langkat beberapa hari terakhir meninggalkan dampak besar bagi warga, termasuk anak-anak di Desa Jati Sari, Kecamatan Padang Tualang. Untuk membantu mereka pulih dari rasa takut dan cemas, PPG Universitas Negeri Medan turun langsung mengadakan trauma healing dan penyaluran bantuan.
Kegiatan ini dipimpin oleh Rektor Unimed, Prof. Dr. Ir. Baharuddin, S.T., M.Pd., bersama Ketua Senat, Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd., serta Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Abil Mansyur, S.Si., M.Si. Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Yan Azhari, S.E., M.Pd., Koordinator PPG, Dr. Tiur Malasari Siregar, S.Pd., M.Si., dosen PG PAUD, dosen PPG Unimed, dan Tim Universitas Negeri Medan. Kehadiran pimpinan universitas dan para pengajar PPG Unimed membuat kegiatan berlangsung lebih hangat dan memberi dorongan semangat bagi seluruh peserta.
Dalam kesempatan ini Rektor Prof. Baharuddin menegaskan pentingnya pendampingan bagi anak-anak pascabencana. “Setelah banjir, yang sering kita lihat adalah kerusakan fisik. Padahal anak-anak menyimpan ketakutan yang tidak selalu terlihat. Tugas kita memastikan mereka merasa aman dan bisa kembali tersenyum,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa aktivitas sederhana seperti menggambar atau bernyanyi dapat membantu anak-anak meluapkan emosi dan mengurangi kecemasan.
Selama kegiatan tawa anak-anak kembali terdengar. Mereka menggambar, bernyanyi, bermain plastisin, melipat kertas origami, dan menyaksikan drama tentang pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak menebang pohon serta tidak membuang sampah sembarangan. Setiap kegiatan dibuat ringan agar anak-anak bisa menikmati proses sambil perlahan melepaskan rasa takut yang masih tersisa.
Tak hanya pendampingan psikososial Unimed juga menyalurkan bantuan berupa 100 paket sembako, 100 paket perlengkapan sekolah, dan 100 paket snack anak. Bantuan ini diserahkan langsung kepada warga sebagai dukungan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan.
Warga Jati Sari menyambut baik kegiatan ini. Banyak orang tua mengaku anak-anak mereka terlihat senang, tenang dan berani berinteraksi saat mengikuti rangkaian aktivitas. Bagi sebagian anak, ini adalah pertama kalinya mereka tersenyum lepas sejak banjir menghampiri rumah mereka. Bagi tim PPG Unimed, melihat anak-anak kembali ceria adalah tanda bahwa pemulihan sudah mulai berjalan, dan itu menjadi alasan utama untuk terus bergerak.(Humas Unimed)
