Close

" The Character Building University "

UNIMED Tuan Rumah TEFLIN Ke-66 International Conference 2019

Universitas Negeri Medan menjadi tuan rumah The 66th TEFLIN International Conference and English Language Education Expo 2019. Koferensi Internasional TEFLIN yang digelar di Auditorium Universitas Negeri Medan pada Kamis (08/08/2019) mengusung tema “Learning English as a Global Lingua Franca and Intercultural Communication to Embrace Industrial Revolution 4.0: Policy, Pedagogy, and Assessment” dengan menghadirkan keynote narasumber Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. (Rektor UNIMED), Prof. Fuad Abdul Hamid, Ph.D (President of Asia TEFL), Prof. Amrin Saragih, M.A, Ph.D (Universitas Negeri Medan), Assoc. Prof. Pauline Jones, Ph.D (Wollongong University), Willy Renandya, Ph.D (NIE, Singapore), Sara Davila (Pedagogy & Improvement, GSE, Pearson), Dr. Richmond Stroupe (Soka University), Dr. Jamie Dunlea (British Council), Prof. Jayakaran Mukundan, Ph.D (UPM), Prof. Dr. Claudia Harsch (University of Bremen).

The 66th TEFLIN International Conference and English Language Education Expo 2019 merupakan konferensi internasional yang diadakan setiap tahun oleh TEFLIN (The Association for the Teaching of English as a Foreign Language in Indonesia). Konferensi Internasional ini diikuti 1600 peserta yang berasala dari Jepang, Singapura, Malaysia, Australia, Thailand, Taiwan, Korea Selatan, Jerman, Sumatera Barat, Aceh, Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Riau, Kepri, Jakarta, Jabar, Jateng, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulteng, Sulut, NTB.

Turut hadir dalam konferensi internasional ini President TEFLIN Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd., Wakil Rektor I UNIMED Prof. Dr. Abdul Hamid K., M.Pd., Wakil Rektor III UNIMED Prof. Dr. Sahat Siagian, M.Pd., jajaran Dekan dan fungsionaris FBS.

Rektor UNIMED Prof. Syawal dalam sambutannya mengatakan “Bahasa inggris merupakan Bahasa yang sangat penting di abad 21 ini. Untuk itu kita harus merubah cara berpikir kita tetang pengajaran Bahasa inggris. Karena itu saya berharap dengan diadakan TEFLIN International Conference ini dapat mereprosisi ulang pengajaran Bahasa inggris sehingga kita dapat bersaing di era Revolusi INdustri 4.0 ini,”

Presiden TEFLIN Prof. Joko dalam sambutannya mengatakan bahwa tema Revolusi Industri 4.0 sering sekali menjadi slogan dimana-mana dan hal itu tidak bisa diabaikan. “Sekarang kita memasuki abad 21 yaitu era Revolusi Industri 4.0, dimana celah antara teknologi semakin besar karena kemajuan teknologi yang cepat. Karena pentingnya bagi kita untuk beradaptasi dengan perubahan informasi di dunia maka dengan konferensi ini guru Bahasa inggris, peneliti, pengamat dan pembuat keputusan dapat membagi ide dan penelitian mereka sehingga dapat membawa dampak yang besar pada pengajaran Bahasa inggris,” ujar Prof. Joko.(Humas Unimed/zr)

X
UNIMED Mobile

FREE
VIEW